kalo sama temen deket,beda kesukaan warna baju atau beda makanan kesukaan akankah itu membuat kita bingung?
jawabanya pasti "nggak". hal ini mungkin karena warna favorit dan makanan favorit bukan perkara yang prinsip atau sensitiv dan tidak akan ada pihak yang akan saling ganggu terhadap pilihannya masing- masing.
nah tapi kenapa kalo kita berada di lingkungan yang punya "prinsip" berbeda akan lain ceritanya ya?
misal agama bahkan sekarang berbeda pilihan tim sepak bola aja bisa jadi bahaya loh..
jadi tulisan ini terinspirasi dan dilatarbelakangi oleh 2 pengalaman pribadi saya pekan lalu,, yang pertama ketika saya diundang di suatu perkumpulan yang di dalamnya mungkin hanya saya dan teman saya yang "sedikit berbeda".
mereka semua orang-orang baik, yang selalu sabar menghadapi saya, berlaku ramah dan seringkali mereka kujadikan guru yang saya pun sangat menghormati dan menghargai mereka karena mereka adalah teman yang selalu membawa dan mengingatkan saya dalam kebaikan.
namun, benar adanya manusia itu tempatnya salah, khilaf, dan dosa, dan hanya ada 1 manusia di bumi ini yang bersih dari dosa yaitu teladaan kita Rasulullah salallahu'alaihi wassalam. beliau memang "maksum" atau "terjaga" oleh Allah dari perbuatan dosa.. jadi kembali lagi sebaik apapun orang itu, serajin apapun ibadahnya, setinggi apapun ilmunya pasti melakukan kesalahan..
Kita hanya boleh membenarkan tanpa "RAGU" sedikitpun dengan dasar hukum kita AlQuran dan hadist (namun hadist ada juga yang dhoif/ lemah dan adapula yang palsu yang tidak boleh kita jadikan landasan hukum). nah yang ini menanggapi sikap saudari saya sendiri pada percakapan pekan lalu, jadi dia tidak berani berkata kalo orang yang tidak berjilbab itu "salah" hanya karena dia seorang anak dari guru yang sangat tinggi ilmunya padahal jelas hukum berhijab ada di AlQuran...
Dalam hal ini poin penting yang perlu digarisbawahi adalah "Dalam berprinsip kita memang harus merasa benar sendiri, tapi dalam bermuamalah tetap kita tidak boleh menjelekkan/ menganggap orang lain salah" karena sejatinya kita sendiri tidak banyak tau dan hanya Tuhan yang maha tau. makanya ada doa yang paling sering dibaca sama Rasul kita Muhammad yaitu "yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'alaa dinik/ wahai yang maha membolak-balikan hati, tetapkanlah hati kami pada AgamaMU" smoga Ia slalu membimbing kita dalam hidayah, taufiq, dan innayahNYA aamiin
oh ya satu lagi jangan sampai orang lain itu lebih nyaman berada di lingkungan yang berbeda prinsip, ketimbang bersama orang- orang yang seprinsip tapi tidak saling support..